Langsung ke konten utama

Format Pelaporan Audit

 Format Pelaporan Audit

Laporan audit adalah media komunikasi yang digunakan oleh auditor, bersifat formal untuk mengomunikasikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan tentang kesimpulan dari pelaksanaan audit yang telah dilaksanakan. Umumnya laporan audit ini terbagi menjadi dua yakni laporan audit standar dan tidak standar. Untuk pembahasan di bawah ini akan di uraikan penjelasan mengenai laporan audit yang sifatnya standar.

Cara Membuat Laporan Audit Standar

Proses membuat laporan audit standar di bawah ini juga berlaku untuk laporan audit yang sifatnya menyimpang dari standar. Isinya tidak jauh berbeda dengan laporan audit lainnya. Hanya saja akan ada perbedaan pada bagian pendapat Auditor dan paragraf ruang lingkup yakni bagian kesimpulannya.  Laporan audit wajar tanpa pengecualian ini berisi:

1. Judul laporan

Dalam laporan audit, baik laporan yang bersifat standar atau tidak harus dicantumkan kata “Independen” pada bagian judulnya. Contohnya adalah kalimat berupa “laporan audit independen” atau kalimat berupa “pendapat akuntan independen”. Kata independen ini menunjukkan bahwa audit telah dilakukan secara netral, transparan, dan akuntabel atau sederhananya tidak memihak. Kata ini juga mengandung konsekuensi bahwa jika di kemudian hari ditemukan adanya keberpihakan Auditor terhadap perusahaan yang di audit, maka Auditor bersangkutan wajib bertanggungjawab.

2. Alamat Laporan Audit

Maksud dari alamat audit ini bukanlah alamat dari kantor akuntan publik. Alamat yang dimaksud adalah alamat dari kantor/institusi/perusahaan yang diaudit. Alamat ini harus mencerminkan secara spesifik entitas yang terhadapnya dilakukan audit.

3. Paragraf Pendahuluan

Paragraf pendahuluan harus memuat tiga pernyataan faktual. Tujuan dari adanya penyataan ini adalah agar pembaca laporan dapat membedakan mana tanggung jawab pihak manajemen dan tanggung jawab pihak akuntan publik sebagai auditor. Ada tiga hal yang wajib dimuat dalam paragraf pendahuluan ini, yakni:

·         Suatu pernyataan bahwa auditor telah melaksanakan audit. Pernyataan ini dapat membedakan mana proses audit, mana proses monitoring dan mana proses evaluasi saja.

·         Menyatakan jenis laporan keuangan yang diaudit, termasuk tanggal neraca serta periode akuntansi untuk laporan laba rugi dan laporan arus kas.

·         Menyatakan bahwa penyiapan serta isi laporan keuangan merupakan tanggung jawab manajemen, sedangkan tanggung jawab auditor hanyalah sebatas pada pemberian opini atas laporan keuangan tersebut.

4. Paragraf Ruang Lingkup

Dalam paragraf ruang lingkup ini harus dimuat beberapa paragraf yang menyatakan bahwa Auditor secara faktual telah melakukan hal-hal yang disebut dalam proses audit.

5. Paragraf Pendapat

Paragraf pendapat adalah paragraf yang berisi kesimpulan dan pernyataan pendapat akuntan publik terhadap perusahaan yang didasarkan atas hasil audit-nya. Perlu diketahui bahwa, pernyataan dalam paragraf pendapat ini tidaklah bersifat mutlak, akan tetapi pendapat yang muncul atas profesionalisme seorang auditor. Dalam paragraf terakhir ini, auditor wajib menyatakan pendapatnya mengenai hasil dari proses audit secara keseluruhan, dan juga kesimpulan berdasarkan prinsip akuntasi yang secara umum berlaku.

6. Nama Kantor Auditor

Pada bagian ini disebut dengan jelas nama kantor auditor yang telah melaksanakan audit atas suatu perusahaan/instansi tertentu.

7. Tanda Tangan

Sebagai bentuk perkembangan teknologi, tanda tangan ini bisa dalam bentuk elektronik dan atau tanda tangan manual dengan tinta biasa.

8. Tanggal Pelaporan

Tanggal pelaporan audit adalah hari terakhir laporan dibuat.

Sumber :

https://hukumline.com/laporan-audit-standar-format-dan-cara-membuatnya/

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 8 Contoh Pelaporan Audit

    NO. FAKTA/TEMUAN RESIKO REKOMENDASI   Antivirus yang digunakan masih bersifat fee trial Aplikasi online dapat diakses dari mana saja. Hal tersebut menjadikan konputer sangat rentan oleh serangan virus Perusahaan harus menggunakan antivirus yang berlisensi pada setiap komputer yang digunakan untuk operasional   Tampilan aplikasi yang dibangun kurang user friendly User akan kesulitan dalam mengoperasikan aplikasi dan dapat mengakibatkan kesalahan dalam proses yang ingin dilakukan user Merancang interface yang mudah dipahami dan membuat menu help desk agar dapat membantu user dalam menggunakan aplikasi   Aplikasi belum terintegrasi pada semua bagian seperti pada pendataan persediaan Proses bisnis menjadi tidak efektif Aplikasi disempurnakan dengan mengintegrasik...

12 Tips merawat komputer dan laptop agar awet dan panjang umur

12 Tips merawat komputer dan laptop agar awet dan panjang umur  -  Bagi para pelajar atau pekerja kantoran tentu sudah tidak asing lagi dalam berhadapan dengan komputer atau laptop .   P erangkat yang multiguna ini tentunya sangat membantu kita dalam menjalankan berbagai tugas dan pekerjaan. Namun bagaimana nasibnya jika ternyata komputer atau laptop tersebut tiba-tiba rusak dan tidak dapat digunakan .  Tentu hal tersebut akan sangat menyulitkan kita ,  bukan?   Oleh karena itu disini akan kami share 12 tips yang dapat anda terapkan agar komputer atau laptop kesayangan tetap awet dan panjang umur, berikut ulasannya: 1. Bersihkan CPU secara rutin Hal pertama yang perlu anda lakukan untuk menjaga ketahanan komputer adalah dengan membersihkan CPU secara rutin minimal 6 bulan sekali. Hal ini dikarenakan jika sebuah CPU tidak pernah dibersihkan dan terlalu kotor maka debu dan kotoran akan menumpuk semakin banyak dan akan beresiko pada tersendatnya i...

Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi

Teknologi informasi menjadi sangat penting saat ini untuk mengetahui berbagai perkembangan yang sedang terjadi. Informasi membuat banyak orang mengetahui banyak hal. Dengan adanya informasi seseorang akan dibekali pengetahuan dan mengetahui hal-hal yang seharusnya tidak perlu diketahui oleh orang lainnya sesuai dengan umur. Perkembangan teknologi informasi tentunya dimulai dengan penemuan radio, ditemukannya kamera, gambar bergerak dan televisi. Menurut Daniel Chandler dan Rod Munday dalam A Dictionary of Media and Communication (2011 : 211), bahwa teknologi informasi secara umum bersinonim dengan komputer dan jaringan komputer namun lebih luas dalam hal perancangan berbagai teknologi yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, memproses, dan/atau mendistribusikan informasi secara elektronik termasuk di dalamnya televisi dan telepon. Beberapa industri yang dihubungkan dengan teknologi informasi adalah perangkat keras komputer, perangkat lunak, elektronik, semikonduktor, inte...